ASKEP DISPEPSIA PDF

ASKEP DISPEPSIA. No. Dokumen: SOP/C/VII//12/ No. Revisi: SOP Tanggal Terbit: 30 Desember Halaman: 1/2. UPTD PUSKESMAS. Laporan Pendahuluan Dispepsia Askep. laporan pendahuluan Referat- Dispepsia. referat koas dispepsia DISPEPSIA swamedikasi. dispepsia. Laporan Pendahuluan Dispepsia Askep DISPEPSIA swamedikasi. dispepsia. DISPEPSIA swamedikasi. dispepsia. PENATALAKSANAAN DISPEPSIA.

Author: Kajibei Samuk
Country: Central African Republic
Language: English (Spanish)
Genre: Politics
Published (Last): 9 April 2009
Pages: 313
PDF File Size: 14.74 Mb
ePub File Size: 5.74 Mb
ISBN: 748-6-25600-144-8
Downloads: 18101
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Gaktilar

ASKEP DISPEPSIA-1.rtf

Laporan Pendahuluan Dispepsia Askep laporan pendahuluan. LP Dispepsia Full description. Pathway Dispepsia nardiFull description. Leaflet Dispepsia Full description.

ASKEP DISPEPSIA – PDF Free Download

Referat-Dispepsia referat koas dispepsia. Leaflet Dispepsia rkrsFull description. Sak Dispepsia Sak Dispepsia. SOP Dispepsia standar operasional. Keluhan refluks gastroesofagus klasik berupa rasa panas didada heart burn dan regurgitasi asam lambung, kini tidak lagi termasuk dispepsia. Pengertian dispepsia terbagi dua, yaitu: Berbagai usaha telah dicoba untuk menerangkan korelasi yang ada antara keluhan dengan sedikitnya temuan kelainan yang ada secara konvensional.

Antasid akan menetralisir sekresi asam lambung. Pemakaian obat ini sebaiknya jangan diberikan terus-menerus, sifatnya hanya simtomatis, untuk mengurangi rasa nyeri. Mg trisilikat dapat dipakai dalam waktu lebih lama, juga berkhasiat sebagai adsorben sehingga bersifat nontoksik, namun dalam dosis besar akan menyebabkan diare karena terbentuk senyawa MgCl2.

Antikolinergik Perlu diperhatikan, karena kerja obat ini tidak spesifik. Pirenzepin juga memiliki efek sitoprotektif. Antagonis reseptor H2 Golongan obat ini banyak digunakan untuk mengobati dispepsia organik atau esensial seperti tukak peptik. Obat yang termasuk golongan antagonis reseptor H2 antara lain simetidin, roksatidin, ranitidin dan famotidin. Obat-obat yang termasuk golongan PPI adalah omeperazol, lansoprazol dan pantoprazol.

Selain bersifat sitoprotektif, juga menekan sekresi asam lambung oleh sel parietal. Sukralfat berfungsi meningkatkan sekresi prostaglandin endogen, yang selanjutnya memperbaiki mikrosirkulasi, meningkatkan produksi mukus dan meningkatkan sekresi bikarbonat mukosa, serta membentuk lapisan protektif sebagai site protectiveyang senyawa dengan protein sekitar lesi mukosa saluran cerna bagian atas SCBA.

Golongan prokinetik Obat yang termasuk golongan prokinetik, yaitu sisaprid, dom peridon dan metoklopramid. Golongan ini cukup efektif untuk mengobati dispepsia fungsional dan refluks esofagitis dengan mencegah refluks dan memperbaiki bersihan asam lambung acid clearance. Kaji tanda dan gejala dispepsia Apakah klien mengalami nyeri ulu hati, tidak dapat makan, mual atau muntah. Kaji tanda yang diketahui pada saat pemeriksaan fisik meliputi nyeri tekan abdomen dehidrasi perubahan turgor kulit, membran mukosa.

  ALDO LAVAGNINI MANUAL DEL MAESTRO SECRETO PDF

Kaji terhadap tindakan klien untuk mengatasi gejala dan efek-efeknya. Risiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan masukan cairan tidak cukup dan kehilangan cairan berlebihan karena muntah.

Perubahan nutrisi, kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan masukan nutrisi yang tidak adekuat. Nyeri berhubungan dengan mukosa lambung teriritasi. Ansietas berhubungan dengan pengobatan.

Kurang pengetahuan tentang penatalaksanaan diet dan proses penyakit. Meningkatkan nutrisi a Kaji adanya mual, muntah, sakit ulu hati dan kelelahan. Menghilangkan nyeri a Kaji tingkat nyeri dan kenyamanan klien. Mengurangi ansietas e Gunakan pendekatan untuk mengkaji pasien dan menjawab semua pertanyaan selengkap mungkin. Minum gelas air setiap hari c. Mempunyai haluaran urin kira-kira 1 liter setiap hari d.

Menunjukkan turgor kulit 2. Melaporkan nyeri berkurang 4. Menunjukkan berkurangnya ansietas 5. Mematuhi program pengobatan a. Jilid 1 Edisi III. Jilid 2 Edisi 3. Alasan di rawat Klien mengatakan tidak nafsu makan, pusing, mual dan muntah, nyeri ulu hati B. Keluhan Utama Klien diseppsia tidak nafsu makan. Disebabkan oleh tidak nafsu makan, faktor yang memperberat adalah mual, muntah.

ASKEP DISPEPSIArtf – PDF Free Download

Usaha yang dilakukan adalah berobat di Puskesmas terdekat. Klien merasakan mual fispepsia perut dan klien terlihat memuntahkan makanan apabila klien makan. Klien merasakan mual pada bagian perut dan tidak menyebar. Riwayat Kesehatan Sebelum Sakit Ini. Klien mengatakan tidak pernah mengalami sakit seperti ini sebelumnya. Setelah 3 hari dirumah klien kembali mengeluh tidak nafsu makan, mual, muntah sehingga pada tanggal Agustus klien dispepsiia ke RSUD H.

Klien mengatakan dalam keluarga mereka tidak ada disppsia pernah menderita penyakit seperti ini dan penyakit keturunan yang lain seperti DM, Hipertensi, Asma dll. Juga tidak ada yang menderita penyakit menular seperti TBC, hepatitis dll. Makan dan Minum 1. Klien tidak mempunyai makanan pantangan. Klien tidak nafsu makan dan porsi yang disediakan tidak pernah dihabiskan sendok. Klien menyukai air teh dan air putih. Klien hanya minum air putih. Istirahat dan Tidur dispfpsia. Klien mengatakan istirahat jam Klien mengatakan tidur jam Pada pagi hari klien bekerja sebagai petani, setelah pulang dari bekerja klien dirumah bertugas sebagai ibu rumah tangga.

Klien hanya berbaring saja ditempat tidur. Aktivitas klien terbatas, klien melakukan aktivitas dengan bantuan keluarganya seperti makan, minum, berpakaian, dll. Dengan skala aktivitas 2 ada tingkat skala aktivitas 0 Klien tidak pernah mandi hanya diseka oleh keluarganya. Klien tidak aske menonton TV, mendengarkan radio atau jalan-jalan. Klien terlihat hanya berbaring ditempat tidur.

  JOHN UFFENBECK PDF

Klien bisa beradaptasi dengan keluarganya dan terhadap lingkungan sosial maupun instalasi kesehatan.

Emosi klien terlihat labil. Spiritual Klien beragama islam, klien beribadah dengan berdoa ditempat tidur dan klien tidak terlihat melaksanakan shalat.

Klien terlihat lemah dan berbaring di tempat tidur. Head to Toe 1. Kepala dan Rambut Bentuk kepala simetris, dapat digerakkan, kulit kepala bersih dan tidak rontok, tidak ada uban dan rambut lurus.

Tidak terdapat peradangan pada mukosa dan tidak ada polip. Mulut dan gigi Mukosa bibir kering asiep terlihat berwarna pucat, tidak ada peradangan pada mulut, klien tidak memakai gigi palsu, ada terdapat caries, kebersihan cukup. Leher Simetris kiri dan kanan. Thorax fungsi pernafasan Inspeksi: Pergerakan dada normal, tidak menggunakan alat bantu dalam bernapas.

ASKEP DISPEPSIA

Tidak terdapat nyeri tekan. Tidak terdengar bunyi nafas tambahan. Abdomen Bentuk simetris, tidak kembung, palpasi tidak ada benjolan ataupun nyeri tekan saat perkusi terdengar bunyi timpani. Reproduksi Klien berjenis kelamin perempuan, klien tidak menggunakan alat bantu dalam BAK dan tidak ada kelainan pada alat kelamin klien.

Anoreksia Klien mengatakan mual, muntah Ketidak seimbangan nutrisi dan tidak nafsu makan kurang dari DO: Diagnosa keperawatan Tanggal muncul Tanggal teratasi 1. Nyeri akut berhubungan dengan – inflamasi mukosa lambung ditandai dengan: Klien mengatakan mual, muntah dan tidak nafsu makan DO: Risiko ketidak seimbangan cairan 3. Kaji nyeri ; tingkat Rasional 1. Diharap- mengeluh kan dislepsia nyeri. Kolabo- rasi dengan dokter untuk 1. Merangsang kebutuhan nafsu makan.

Perawa- dengan kriteria evaluasi: Monitor konprehensif -Keadaan umun intake dan terhadap tampak output nutrisi.

Ciptakan makan lingkungan kembali normal. Mengetahu yang bersih i keadaan umum klien. Mengetahu ahli i gizi.

Untuk memenuhi cairan tubuh. Mencegah Tidak terjadi kekurangan cairan terjadinya 1.

Posted in <a href="http://santovec.us/category/marketing/" rel="category tag">Marketing</a>